Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Rangkuman kelas 6 tema 9 subtema 1

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 Keteraturan yang menakjubkan sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 6 tema 9 subtema 1 Keteraturan yang menakjubkan. Rangkuman materi ini kelas 6 tema 9 Menjelajah Angkasa luar. Resume ini kami buat dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuklebih mudah memahami materi tematik tema 9 kurikulum 2013 dengan judul “Menjelajah Angkasa Luar”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi tema 9 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1



Pada kesempatan ini kami akan memposting Rangkuman materi kelas 6 tema 9 subtema 1  Keteraturan yang menakjubkan. Dan selanjutnya kami juga akan memposting rangkuman materi kelas 6 tema 9 subtema 2 Benda angkasa luar dan rahasianya, Rangkuman materi kelas 6  tema 9 subtema 3 Tokoh penjelajah angkasa luar. 

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 muatan pelajaran PPKN

Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Peristiwa sejarah bangsa Indonesia mendorong para pendiri bangsa untuk mempertahankan dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dengan berbagai cara. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebaiknya dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia, karena persatuan dan kesatuan bangsa adalah pusaka yang harus dipelihara.

Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi warga negara secara individu, sebagai masyarakat, dan juga sebagai bangsa dan negara.

1. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bagi Diri Sendiri

Bagi diri sendiri, persatuan dan kesatuan mengandung arti bahwa setiap keinginan dan kepentingan pribadi harus disesuaikan dengan mengutamakan kepentingan orang banyak. Menghargai semangat persatuan memiliki arti penting bagi diri sendiri, di antaranya yaitu:
a. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai dalam hidup bermasyarakat.
b. Memperkuat persatuan di dalam keluarga yang dapat memengaruhi semangat persatuan di masyarakat.

2. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan bagi Masyarakat

Dalam kehidupan masyarakat semangat persatuan dan kesatuan harus dimiliki seluruh anggota masyarakat, karena:
a. Masyarakat yang bersatu akan lebih mudah menyelesaikan masalah di sekitarnya sehingga tercapai masyarakat yang aman, tenteram, dan damai.
b. Masyarakat yang bersatu dapat mengatasi konflik dalam masyarakat yang dapat memecah belah.
c. Dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan gotong royong dalam masyarakat.

3. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bagi Bangsa dan Negara Indonesia

Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Bangsa yang bersatu akan lebih cepat dan mudah mencapai tujuan untuk menjadi masyarakat yang adil dan makmur.

Tujuan tersebut harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila.

Bangsa yang bersatu akan menjadi bangsa yang kuat dan dapat menyelesaikan permasalahannya dengan lebih baik.

Bangsa yang bersatu akan selalu melestarikan unsur-unsur sosial budaya seperti sikap kekeluargaan dan jiwa gotong royong.

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 muatan pelajaran Bahasa Indonesia

Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu karangan fiksi.  Karangan fiksi adalah karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.   Tokoh, watak, alur, dan latar belakang di dalam karangan ini merupakan hasil olah pikir dan kreativitas pengarangnya. Fiksi atau cerita rekaan biasanya berbentuk novel dan cerita pendek. Di dalam sebuah karangan fiksi, terdapat tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan tokoh yang banyak diceritakan di dalam sebuah karangan. Sedangkan tokoh tambahan merupakan tokoh yang mendukung tokoh utama. 

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 muatan pelajaran IPA

Benda Langit di Sekitar Kita

Alam semesta memiliki banyak galaksi dengan bentuk yang berbeda- beda. Galaksi adalah sekumpulan bintang yang terikat oleh gaya gravitasi. Galaksi terdiri atas banyak sekali planet-planet yang mengelilinginya. Galaksi Bima Sakti merupakan galaksi tempat manusia tinggal. Galaksi Bima Sakti berbentuk spiral. Di dalamnya terdapat benda-benda langit yang sangat banyak.

Di dalam galaksi Bima Sakti terdapat sistem tata surya kita. Tata Surya kita terdiri atas delapan planet yang mengelilingi Matahari. Selain planet dan Matahari, sistem tata surya juga terdiri atas satelit, asteroid, dan komet. 

Setiap planet dalam tata surya berada pada garis edar berbentuk elips yang disebut orbit. Selama tetap berada di orbitnya, Planet-Planet tersebut tidak saling bertabrakan. Planet-planet yang mengelilingi Matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Setiap planet berputar pada porosnya. Peristiwa berputarnya planet pada porosnya disebut rotasi. Rotasi bumi menyebabkan kita dapat mengalami peristiwa siang dan malam secara bergantian.

Semua planet yang ada dalam sistem tata surya akan berputar mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, Matahari disebut sebagai pusat tata surya. Peristiwa berputarnya Planet mengelilingi Matahari disebut dengan revolusi. Setiap planet memiliki waktu yang berbeda untuk mengelilingi Matahari dalam satu kali putaran penuh. Rotasi bumi menyebabkan perubahan siang dan malam, Tahukah kamu apa yang kamu rasakan di Bumi dengan adanya revolusi Bumi terhadap Matahari?


Mengenal Tata Surya

Matahari adalah sebuah bintang raksasa yang sangat panas seperti bola pijar. Di sekeliling bola berpijar, ada lingkar cahaya berisi gas panas yang disebut corona.

Suhu di permukaannya hampir 6000 derajat Celsius. Suhu inti Matahari mencapai 15.000.000 derajat Celsius. Percikan panasnya dapat membakar segala sesuatu hingga 97 kilometer.

Namun, Matahari hanya tergolong bintang sedang. Masih banyak bintang besar yang jauh lebih besar dan lebih panas dari matahari.

Planet apa yang terdekat dengan Matahari? 
Planet ini bernama Merkurius. Planet Markurius berjarak limapuluh delapan juta kilometer dari Matahari.

Merkurius sulit terlihat di langit pada malam hari jika dilihat dari Bumi. Markurius baru terlihat setelah Matahari terbenam, atau sebelum Matahari terbit.

Keunikan dari Merkurius adalah melesat cepat mengelilingi Matahari, tetapi berotasi sangat lambat. Satu hari di Merkurius sama dengan 30 hari di Bumi.

Planet berikutnya adalah planet Venus. Planet Venus merupakan planet terdekat dari Bumi. Venus lebih panas dibanding Merkurius yang lebih dekat dengan Matahari.

Hal ini terjadi karena Plabet Venus memiliki lapisan atmosfer tebal yang dilapisi awan. Oleh karena itu, pancaran sinar Matahari terperangkap di dalamnya.

Awan yang mengelilingi Venus menjadi salah satu keunikan planet ini. Awan tersebut terlihat indah karena memantulkan cahaya Matahari.

Selain itu, Venus menjadi planet paling terang di antara planet-planet dalam sistem tata surya. Venus melakukan rotasi dengan arah yang berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lainnya.

Venus berotasi searah dengan jarum jam. Satu hari di Venus sama dengan 243 hari di Bumi.

Planet ketiga adalah Bumi yang disebut sebagai Planet Biru. Sebagian besar Bumi ditutupi oleh lautan, sehingga nampak biru.

Bumi diselimuti oleh udara tebal yang disebut atmosfer. Fungsi dari atmosfer untuk menyaring panas dari Matahari sehingga tidak terbakar.

Planet setelah Bumi adalah Mars. Mars dijuluki sebagai Planet Merah. Planet ini disebut-sebut paling menyerupai Bumi. Satu hari di Mars sama dengan 24,6 jam di Bumi.

Ia juga memiliki kutub yang diselimuti es. Suhu udara di Mars lebih dingin daripada suhu di Bumi, yaitu sekitar 63 derajat Celsius di bawah nol, karena letak Mars yang lebih jauh dari Matahari dibanding Bumi. Mars juga memiliki lapisan atmosfer, namun lebih tipis dibanding Bumi.

Planet kelima adalah planet Jupiter. Jupiter adalah planet terbesar di dalam tata surya. Suhu di planet ini pun sangat rendah, mencapai kurang lebih minus 100 derajat Celsius.

Planet Jupiter merupakan planet yang sebagian besar terdiri atas gas. Letak inti planetnya pun jauh di tengah. Planet ini memiliki bintik merah yang ternyata merupakan badai raksasa.

Planet keenam dalam sistem tata surya adalah planet Saturnus. Saturnus terlihat memiliki cincin yang melingkari tubuhnya.

Cincin tersebut terdiri atas lingkaran bebatuan, debu, dan es yang terperangkap dalam orbit mengelilingi planet tersebut.

Saturnus merupakan gas raksasa yang berputar sangat cepat. Hal ini menyebabkan bagian ekuatornya menggembung.

Oleh sebab itu, kutubnya tampak lebih datar dibanding planet lainnya. Saturnus memiliki beberapa satelit yang lebih banyak dibanding Bumi yang hanya memiliki satu.

Salah satu satelit yang paling terkenal yang mengelilingi Saturnus adalah Titan.

Planet Uranus merupakan planet ketujuh dalam sistem tata surya. Planet Uranus berputar miring karena porosnya yang hampir sejajar dengan orbitnya. Suhu planet ini sangat dingin, yaitu sekitar minus 212 derajat Celsius.

Planet yang berada di urutan paling jauh dari Matahari adalah planet Neptunus. Planet ini tampak berwarna biru gelap dari kejauhan dan tidak memiliki permukaan yang nyata.

Sama halnya dengan Jupiter, Saturnus, dan Uranus, planet ini juga terdiri atas gumpalan gas. Atmosfernya dipenuhi dengan gas metana, dan sering terjadi badai yang sangat besar.

Salah satu satelit yang mengelilingi Neptunus bergerak berlawanan arah dengan satelit-satelit dan planet-planet lainnya.


Matahari Pusat Sistem Tata Surya
Matahari merupakan salah satu bintang yang ada di dalam galaksi. Matahari terdiri atas gumpalan gas raksasa dan memiliki banyak sekali lidah api. Lidah api matahari yang merupakan ledakan-ledakan yang dapat mencapai jutaan kilometer tingginya. Suhu permukaan Matahari mencapai 5.800°C.

Matahari adalah satu-satunya bintang di dalam tata surya kita yang menghasilkan panas dan cahaya. Panas dan cahaya Matahari inilah yang memberikan kehidupan di bumi. Perubahan panas Matahari dapat menyebabkan kehidupan makhluk hidup di bumi juga terpengaruh. Jika panas Matahari berkurang, maka seluruh bagian di dunia akan membeku. Tetapi jika panas Matahari bertambah, es di Kutub Utara akan mencair dan air laut serta sungai akan naik. 

Matahari berukuran sangat besar. Jarak antara pusat Matahari hingga ke permukaannya sama dengan dua kali jarak Bumi dengan Bulan yang berjarak 384.000 km. Inti Matahari sangat panas, yaitu 15 juta derajat Celsius.

Matahari sebagai pusat tata surya memengaruhi setiap planet yang ada di dalamnya. Setiap planet memiliki ciri dan keunikan yang berbeda, oleh Planet di dalam tata surya dibagi menjadi dua golongan, yaitu planet dalam dan planet luar. 

Planet dalam adalah planet-planet yang terdekat dengan Matahari dan termasuk empat planet yang pertama (Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars). Planet luar adalah planet yang lebih jauh dari Matahari dan mencakup empat planet berikutnya seiring dengan peningkatan jarak dari Matahari, yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Kedua golongan planet tersebut dibatasi oleh sabuk asteroid. Sabuk asteroid yang merupakan bongkahan-bongkahan batu yang tersusun oleh materi-materi seperti materi penyusun planet, yaitu gas beku dan debu.

Planet-planet dalam terdiri atas batuan dan logam. Planet-planet ini bergerak perlahan karena mereka dianggap berat. Diameter rata-rata planet-planet ini kurang lebih 13.000 km, oleh karenanya mereka dianggap sebagai planet kecil. Planet luar tersusun atas gas. Gas-gas penyusunnya antara lain adalah Hidrogen dan Helium. Planet-planet ini seperti balon besar yang mengambang di ruang angkasa. Planet-planet ini dianggap sebagai planet gas raksasa. Planet-planet ini memiliki diameter rata-rata kurang lebih 48.000 km.

Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 muatan pelajaran IPS

Modernisasi dalam Masyarakat Indonesia 

Kita mungkin sudah sering mendengar kata modern untuk menjelaskan sesuatu yang bukan bersifat tradisi, tetapi bersifat masa kini. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang maju.

Modernisasi yang membentuk masyarakat modern tentu akan mengubah cara pikir dan cara hidup masyarakatnya. Para ahli menyebutkan beberapa ciri masyarakat modern. Masyarakat modern memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan. Mereka memiliki keberanian untuk menyatakan pendapatnya tentang lingkungannya sendiri. Mereka juga sangat menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu. Selain itu, masyarakat modern juga memandang perlu adanya perencanaan dan perhitungan yang matang. Rasa percaya diri yang tinggi, percaya ilmu pengetahuan dan teknologi, dan menghargai orang lain melalui prestasinya dalam masyarakat juga ciri masyarakat modern.

Perubahan masyarakat menjadi masyarakat modern tidak terjadi begitu saja. Perubahan pada umumnya terjadi karena adanya peningkatan jenis kebutuhan manusia yang semakin beragam. Oleh karena itu, mereka memerlukan cara-cara baru untuk memenuhinya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menjadi pendorong kuat terjadinya perubahan masyarakat. Kemudahan-kemudahan yang tercipta karena adanya penggunaan teknologi, membuat masyarakat menyesuaikannya dengan cepat juga.

Dampak Sosial Modernisasi

Modernisasi banyak membawa dampak bagi kehidupan sosial masyarakat. Salah satunya adalah usaha manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Salah satu kebutuhan manusia yang berkembang pesat adalah kebutuhan teknologi komunikasi dan informasi.  Komunikasi kini tidak dibatasi ruang dan waktu. Seluruh penghuni dunia berkesempatan untuk saling berkomunikasi dan berkirim informasi.

Sejak tahun 1976, Indonesia telah memiliki satelit komunikasi yang diluncurkan ke luar angkasa untuk kebutuhan komunikasi. Hingga kini, telah delapan kali Indonesia meluncurkan satelit komunikas. Satelit terakhir yang diluncurkan pada tahun 2017 adalah Satelit Telkom 3S untuk menggantikan satelit komunikasi sebelumnya.

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi juga memengaruhi kehidupan masyarakat. Teknologi industri yang semakin maju dapat melipatgandakan hasil produksi dengan cepat dan dengan kualitas yang tinggi. Selain itu, kemajuan teknologi juga membantu pendistribusian barang hasil produksi sehingga barang dapat tersedia di mana saja dan kapan saja.

Kemajuan ilmu pengetahuan teknologi sebagai bagian dari modernisasi dapat pula menyebabkan kesenjangan dalam masyarakat. Masyarakat yang sudah paham dan mampu memanfaatkan teknologi akan semakin maju. Sedangkan masyarakat yang belum mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan akan semakin tertinggal.

Ketertinggalan akan pemanfaatan teknologi dapat borpotensi menimbulkan konflik di masyarakat. Masuknya pengaruh asing merupakan salah satu dampak terbukanya sistem komunikasi dan informasi. Pengaruh asing tersebut banyak juga yang kurang sesuai dengan norma mayarakat di Indonesia, sehingga dapat dengan mudah menimbulkan gesekan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Kemajuan bidang industri menimbulkan pula dampak terhadap masyarakat. Contohnya adalah dengan adanya pencemaran lingkungan akibat kegiatan industri. Air, tanah, dan udara yang tercemar jelas akan membahayakan kehidupan masyarakatnya. Industrialisasi dengan menggunakan peralatan canggih pengganti tenaga manusia juga berdampak pada masyrakat.

Dampak yang sangat nyata adalah meningkatnya pengangguran. Hal ini disebabkan karena lapangan pekerjaan bagi mereka semakin sedikit. Meningkatnya pengangguran dapat menyebabkan tindak kekerasan dan kriminalitas di dalam masyarakat.

Demikian Pembaca Rangkuman materi tematik kelas 6 tema 9 subtema 1 Keteraturan yang menakjubkan sesuai kurikulum 2013

Akhir kata semoga bermanfaat, dan jangan lupa memberikan saran dan komentar positif anda pada Kolom yang tersedia untuk kemajuan website ini.

Posting Komentar untuk "Rangkuman kelas 6 tema 9 subtema 1"