Rangkuman kelas 4 tema 6 subtema 3

Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 Giat berusaha meraih ciat-cita sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 4 tema 6 cita-citaku. Resume ini kami buat dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuklebih mudah memahami materi tematik tema 6 kurikulum 2013 dengan judul " Cita-cita ku ”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi kelas 4kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Rangkuman materi kelas 4 tema 6




Pada kesempatan yang lau kami telah akan memposting Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 1 Aku dan cita-citaku, rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 2 Hebatnya cita-citaku. Dan selanjutnya pada kesempatan ini kami akan mempostingRangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 Giat berusaha meraih cita-cita.

Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 muatan pelajaran Bahasa Indonesia 

Puisi merupakan karya sastra yang diungkapkan dengan bahasa yang indah.
Puisi adalah salah satu jenis karya sastra yang gaya bahasa nya sangat di tentukan oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait. 

Puisi terdiri atas bagian-bagian yang merupakan kumpulan kata-kata yang disebut baris puisi. 
Baris-baris puisi terkumpul menjadi bagian-bagian yang disebut bait puisi. 
Bunyi vokal akhir pada baris-baris puisi disebut rima. 

Ada jenis puisi yang memiliki rima teraur misalnya a-b-a-b. Rima tersebut biasa terdapat pada jenis puisi lama, seperti pantun. 

Pantun adalah sebuah bentuk puisi yang terdiri atas 4 baris dengan rima a-ba-b. Setiap baris terdiri atas 4 atau 5 kata. 

Peta konsep adalah gambar yang menghubungkan satu ide utama dengan ide-ide pendukung. peta konsep dapat digunakan untuk menyajikan ringkasan suatu bacaan dengan menggunakan bagan atau diagram.

Isi puisi menunjukkan makna puisi yang terkandung didalamnya .
Deklamasi merupakan salah satu cara membacakan puisi tanpa menggunakan teks puisi. Biasanya, orang yang mendeklamasikan puisi harus menghafalnya terlebih dahulu.  Membaca puisi memerlukan pelafalan yang jelas dan intonasi yang tepat.  Selain itu, pemenggalan kalimat juga harus diperhatikan.  Dengan demikian, puisi tersebut akan enak didengar dan mudah dipahami isinya.  

Contoh menentukan jeda:

Kau // adalah / para penyelamat negeri //

Catatan:

1. / berhenti sebentar untuk bernapas, biasanya pada koma atau di 
tengah baris.
2. // berhenti agak lama/biasanya koma di akhir baris yang masih 
berhubungan dengan baris berikutnya.
3. /// berhenti lama sekali biasanya pada titik baris terakhir atau pada 
akhir puisi.

Mendeklamasikan puisi memerlukan persiapan yang baik.  Selain menghafalkan baris demi baris, kamu juga harus memahami makna puisi tersebut. Setiap orang bisa memiliki pemahaman yang berbeda terhadap makna puisi. 

Salahsatu cara untuk membedakan makna puisi adalah dengan memberikan penekanan pada saat mendeklamasikannya. Pemberian tekanan pada baris puisi biasanya menggunakan tanda V. 

Perhatikanlah penggunaan tanda tersebut di bawah ini.

1. V menyimbolkan tekanan kata pendek sekali.
2. VV menyimbolkan tekanan kata agak pendek.
3. VVV menyimbolkan tekan kata agak panjang.

Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

Indonesia memiliki berbagai sumber daya alam yang dapat memenuhi kebutuhan hidup seluruh warga penduduknya. Sumber daya alam hayati dan sumber daya alam mineral dalam berbagai rupa tersedia melimpah di Indonesia. 

Sumber daya alam mineral merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Jenis sumber daya alam tersebut memerlukan  waktu yang sangat lama dalam pembentukannya. Waktunya tidak sebanding dengan cepatnya sumber daya alam itu digunakan untuk kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam mineral yang dimaksud berupa batuan dan bahan tambang. Batuan dapat berupa pasir, tanah liat dan semen. Bahan tambang berupa emas, besi, batu bara dan minyak bumi.  

Sumber daya alam hayati berupa tumbuhan dan hewan yang menjadi sumber makanan manusia.  Selain itu, tumbuhan dan hewan berperan untuk menjaga keseimbangan alam. Bencana alam yang terjadi salah satunya karena keseimbangan alam terganggu.  

Alam dan sumber daya alam memang harus dijaga agar lestari. Semua orang dapat melakukan sesuatu untuk menjaga dan memeliharanya. Jika alam rusak, manusia dan makhluk hidup lainnya akan kehilangan tempat  tinggal dan sumber kehidupan.  Oleh karenanya, manusia harus berusaha
menjaganya. 

Sumber daya alam tumbuhan diantaranya adalah tanaman pangan, tanaman industri, dan hutan.
Tanaman pangan terdiri atas tanaman padi, palawija, sayuran, dan buah-buahan. Sedangkan tanaman industri berupa tanaman tebu, karet, kopi, teh, kelapa sawit, tembakau, dan kopra.Tanaman hutan diperlukan untuk mencegah banjir, tanah longsor, menyimpan cadangan air, serta perlindungan hewan.

Sumber daya alam berupa hewan terdiri atas hewan liar dan hewan ternak.  Hewan liar tinggal di hutan dan taman-taman nasional untuk dilindungi dari kepunahan. Contoh hewan liar tersebut yaitu harimau, kera, orang utan, gajah, badak, banteng, dan anoa. Hewan ternak merupakan hewan yang dipelihara atau diternakkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh hewan ternak yaitu ayam, itik, sapi, udang, dan domba.


Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

Keanekaragaman makhluk hidup telah memberikan manfaat bagi kehidupan manusia atau makhluk hidup lainnya. Sepantasnya manusia berusaha dan bertindak untuk memelihara, mengembangkan dan menjaga keanekaragaman makhluk hidup sebagai sumber daya alam hayati, agar senantiasa dapat memperoleh manfaatnya.

Masyarakat dunia sekarang harus segera bertindak melestarikan keanekaragaman makhluk hidup. Dampak buruk yang kepunahan makhluk hidup telah merugikan bagi manusia itu sendiri. Di Indonesia, banyak jenis hewan dan tumbuhan asli Indonesia berada di ambang kepunahan. Bahkan, Pelestarian makhluk hidup dapat dilakukan melalui cara-cara di antaranya berikut.

1. Upaya Pelestarian Tumbuh-tumbuhan

Upaya yang dilakukan sebagai berikut.

a. Kebun koleksi, biasanya hanya untuk mempertahankan tumbuhan  bibit unggul. Contoh: kebun kelapa di Bone-Bone, kebun mangga di Pasuruan.

b. Kebun plasma nutfah, merupakan perkembangan kebun koleksi  Contoh: Kebun plasma nutfah di Cibinong LIPI dengan buah-buahan inti, talas, dan suweg.

c. Kebun botani, didirikan pada tahun 1817 di Bogor, terkenal dengan  nama Kebun Raya Bogor.

2. Upaya Pelestarian Hewan

Upaya yang dilakukan sebagai berikut.

a. Menangkar hewan langka dengan cara mengisolasi hewan tersebut.
b. Mengambil telur-telur hewan untuk dibantu menetaskannya.
c. Memindahkan hewan langka ke tempat yang lebih cocok.
d. Membuat undang-undang perburuan.
e. Menindak tegas para pelanggar dengan memberikan sanksi hukum sesuai hukum yang berlaku.

Berdasarkan peta sumber daya alam bahan  tambang di atas, terdapat berbagai barang tambang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.  Barang-barang tambang yang terdapat di wilayah Indonesia antara lain minyak bumi, batu bara, tembaga, besi, timah, kapur, yodium, asbes, marmer, dan belerang.

Rangkuman materi kelas 4 tema 6 subtema 3 muatan pelajaran SBDP

Banyak usaha telah dilakukan untuk memanfaatkan barang bekas atau tidak terpakai di lingkungan sekitar.  Salah satunya dengan mendaur ulang barang-barang bekas pakai yang berasal dari rumah untuk membuat karya seni rupa.  Membuat karya seni rupa dengan menggunakan barang bekas
adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan.  Kali ini kamu akan membuat karya kolase dengan menggunakan bahan kertas koran bekas.
Kolase adalah teknik untuk membuat karya seni rupa  dua dimensi dengan cara memotong dan menempel.  Bahan yang digunakan terdiri atas berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar.

Montase merupakan karya seni yang dibuat dari berbagai foto atau gambar yang digabungkan dengan gambar tangan, gambar-gambar tersebut bisa terdiri atas berbagai macam gambar yang berasal dari foto, majalah, atau bahan lainnya. Gambar-gambar itu diatur sedemikian rupa sehingga membuat gambar baru yang mencapai makna. 

Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut.
1. Kertas gambar
2. Gambar-gambar yang sudah ada, termasuk gambar rumah ibadah
3. Lem kertas
4. Gunting
5. Alat gambar (pensil, spidol, pensil warna)

Cara Kerja:

1. Pertama, potong atau guntinglah gambar-gambar yang telah disiapkan mengikuti bentuknya.
2. Kedua, tempel gambar-gambr tersebut pada kertas gambar dengan menggunakan lem kertas. Gambar tersebut disusun sesuai cerita yang kita inginkan. 
3. Terakhir, sempurnakan karya montase dengan menambahkan gambar tangan.

Semoga rangkuman materi kelas 4 tema 6 Subtema 3 Giat berusaha meraih cita-cita dapat bermanfaat bagi bapak/Ibu guru serta adik-adik. Dan jangan lupa untuk memberikan saran dan komentar pada kolom yang tersedia demi kemajuan website ini. 

Belum ada Komentar untuk "Rangkuman kelas 4 tema 6 subtema 3"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel