Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 3 Muatan IPA



materi tematik kelas 5 tema 3

RANGKUMAN MATERI IPA KELAS 5 TEMA 3.  Resume ini mencakup seluruh materi muatan pelajaran IPA yang ada pada buku siswa kelas 5 tema 3 Makanan Sehat

Manfaat adanya Rangkuman Materi muatan pelajaran IPA kelas 5 tema 3 kurikulum 2013 Hasil Revisi terbaru ini dapat dijadikan sumber belajar bagi peserta didik dalam belajar sehari-hari, Maupun sebagai referensi dalam menghadapi Ujian Tengah Semester maupun Penilaian Akhir Semester

Manfaat lainnya dari Rangkuman Materi muatan pelajaran IPA kelas 5 Tema 3  ini adalah sebagai referensi untuk pembuatan kisi-kisi soal, pembuatan soal ujian tengah semester ataupun Penilaian Akhir Semester

KD 3.3 Menjelaskan Organ pencernaan dan fungsinya pada Hewan dan Manusia serta cara memelihara organ pencernaan manusia
KD 4.4 Menyajikan karya tentang Organ Pencernaan pada Hewan atau Manusia

Sistem pencernaan makanan pada HEWAN RUMINANSIA
Hewan ruminansia adalah kelompok hewan mamalia yang biasa memamah (memakan) dua kali dan dikenal dengan hewanmemamah biak. 
Contoh hewan ruminansia ialah sapi, kerbau, rusa, domba, kambing, dan kijang.

Mekanisme pencernaan makanan pada hewan ruminansia

Di dalam mulut sapi  terdapat organ-organ pencernaan seperti berikut.

Gigi : gigi sapi tersusun dari gigi seri yang berguna untuk memotong makanan dan gigi geraham untuk mengunyah makanan.

Lidah : lidah sapi berguna untuk merenggut rumput (makanan) dan mendorong makanan yang sudah dikunyah menuju lambung.

Saliva: merupakan cairan atau enzim khusus yang dihasilkan oleh kelenjar khusus pada sapi yang kemudian disalurkan ke dalam rongga mulut. Saliva berperan dalam proses pencernaan kimiawi.

Lambung sapi berbeda dengan lambung manusia, ukurannya jauh lebih besar.
Lambung sapi terdiri atas empat bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Oleh karena itu, sapi dikatakan memiliki empat perut.

Rumen (perut besar) : : Tempat terjadinya pencernaan dengan bantuan mikroba (bakteri). Di sini makanan dicerna hingga menjadi bubur dengan gerakan mengaduk yang dilakukan oleh dinding rumen. Pada saat sapi beristirahat, makanan kembali ke mulut dan dikunyah kembali. Setelah dikunyah untuk yang kedua kalinya, makanan masuk ke retikulum (perut jala).

Retikulum (perut jala) : Di dalam retikulum, makanan kembali mengalami proses fermentasi dengan bantuan bakteri anaerob dan protozoa. Di dalam bagian perut ini, terjadi proses absorpsi dan penyaringan benda-benda asing yang masuk bersama makanan sehingga tidak masuk ke omasum (perut kitab).

Omasum (perut kitab) : Di dalam omasum, makanan dicerna dengan bantuan enzim pencernaan. Selanjutnya, makanan masuk ke abomasum.

Abomasum (perut masam)  :  Perut bagian inilah yang sebenarnya disebut
dengan lambung. Di sini makanan dicerna dengan
bantuan enzim pencernaan pepsin yang dihasilkan oleh abomasum.

Setelah melewati seluruh proses pencernaan makanan di dalam abomasum, makanan bergerak menuju usus halus. Panjang usus halus seekor sapi dewasa dapat mencapai 40 meter. Di dalam usus halus, terjadi proses absorpsi dan fermentasi. Selanjutnya, sisa-sisa makanan akan dikeluarkan melalui anus.

SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

Sistem pencernaan manusia terdiri dari Mulut, Kerongkongan, Lambung, Usus Halus, Usus besar dan Anus.

Sistem pencernaan pada tubuh manusia berfungsi untuk menghancurkan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan yang semula dalam bentuk kasar dapat berubah menjadi bentuk yang lebih halus dengan bantuan gigi dan enzim. Dalam hal ini, enzim pencernaan dapat mempermudah proses penyerapan sari makanan. Selain itu, sistem pencernaan juga berfungsi untuk membuang sisa–sisa makanan yang sudah tidak diperlukan tubuh. Keberadaan zat-zat sisa tersebut dapat menjadi racun bagi tubuh manusia jika tidak dikeluarkan.

Berikut ini adalah proses pencernaan makanan pada manusia. 
1. Proses memasukkan makanan ke mulut.  
2. Proses mengunyah makanan dengan menggunakan gigi
3. Proses menelan makanan di kerongkongan.
4. Proses pemecahan makanan dari zat yang kompleks menjadi molekul–molekul yang lebih sederhana denganbantuan enzim yang ada di lambung.
5. Proses penyerapan sari-sari makanan yang terjadi usus halus.
6. Proses pengeluaran sisa-sisa makanan yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh melalui organ anus.

Berikut organ-organ mulut dan fungsinya, yaitu sebagai berikut :

a. Lidah

Lidah pada sistem pencernaan berfungsi untuk membantu mengunyah dan menelan makanan menuju ke kerongkongan, mengatur posisi makanan agar dapat dikunyah oleh gigi dan membantu dalam menelan makanan. Lidah tersusun atas otot lurik yang permukaannya dilapisi epitelum dengan banyak mengandung kelenjar lendir (makosa).

b. Gigi

Gigi berfungsi untuk menghaluskan makanan, maka gigi dan lidah berfungsi sebagai pencernaan mekanik dalam mulut. Tulang gigi terbuat dari dentin yang tersusun dari kalsium karbonat.  Gigi membantu enzim pencernaan makanan agar dapat dicerna dengan efisien dan cepat.

c. Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah menghasilkanludah atau air liur (saliva), Ludah berfungsi untuk memudahkan penelanan makanan.

2. Kerongkongan (Esofagus)

Fungsi kerongkongan adalah sebagai saluran untuk memindahkan makanan  dari mulut ke lambung. Kerongkongan dapat melakukan peristaltik, yaitu gerakan meremas-meremas untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit ke dalam lambung. Makanan ada di dalam kerongkongan yang hanya sekitar enam detik. Bagian pangkal pada kerongkongan yang disebut dengan faring berotot lurik. Otot lurik pada kerongkongan yang bekerja secara sadar menurut kehendak kita dalam proses menelan. 

3. Lambung
Fungsi lambung adalah sebagai penghasil pepsinogen. Pepsinogen adalah  bentuk yang belum aktif dari pepsin. Enzim pepsin ini berfungsi dalam mengubah molekul protein menjadi potongan-potongan protein (pepton). Dinding pada lambung menghasilkan asam klorida (HCl) yang berfungsi untuk membunuh mikroorganisme dalam makanan, menciptakan suasana asam dalam lambung,
dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Permukaan pada lambung mengeluarkan lendir yang memiliki fungsi untuk melindungi dinding lambung dari pepsin. Pada bayi, lambungnya menghasilkan dua enzim, yaitu renin, yang memiliki fungsi untuk menggumpalkan protein susu dan kasein atas bantuan kalsium dan lipase guna dalam memecah lemak dalam susu. 

4. Usus Halus

Usus halus terbagi atas 3 bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Pada usus dua belas jari bermuara saluran getah pankreas dan saluran
empedu.

5. Usus Besar (Intestinum Crasum)
Fungsi usus besar adalah untuk mengabsorpsi air dan mineral, tempat pembentukan vitamin K (dengan batuan bakteri Escherichia coli), serta melakukan gerak peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus. Bakteri Escherichia coli yang terdapat dalam usus besar juga berperan dalam proses
pembusukan sisa makanan menjadi kotoran.

Gangguan sistem pencernaaan 
1. Maag
2. Diare
3. Sariawan
4. Usus Buntu
5. wasir
6.  Gastritis
7. Tukak lambung
8. Kolera

Sumber resume ini berasal dari Buku siswa kurikulum 2013  kelas 5 tema 3 Makanan Sehat revisi 2018

DEMIKIANLAH ARTIKEL RANGKUMAN MATERI IPA KELAS 5 TEMA 3 MAKANAN SEHAT

Terima kasih bagi pembaca yang telah mampir kesini. Semoga dengan adanya Resume ini dapat bermanfaat bagi Pembaca seluruhnya.


  


Belum ada Komentar untuk "Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 3 Muatan IPA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel